Dituding Aliran Sesat Ulama NU Ajak Dialog Perguruan Santriloka

Mojokerto - Para kiai dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kota Mojokerto ingin mengajak dialog pengasuh Perguruan Ilmu Kalam Santriloka. Dialog dianggap efektif untuk menyadarkan ajaran Santriloka yang dianggap sesat.

Mojokerto - Para kiai dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kota Mojokerto ingin mengajak dialog pengasuh Perguruan Ilmu Kalam Santriloka. Dialog dianggap efektif untuk menyadarkan ajaran Santriloka yang dianggap sesat.

"Saya kira dialog sangat penting, agar ajaran Santriloka bisa dipahami secara utuh, tidak sepotong-potong," kata Ketua Tanfidziyah NU Kota Mojokerto, KH Muhammad Ishak di kantor PCNU, Jalan Raya Suromulang, Rabu (28/10/2009).

Menurut pria yang akrab dipanggil Pak Ishak ini, dialog antara kiai NU bisa difasilitasi Majelis Ulama Indonesia atau Departemen Agama. Agar tidak sepihak, dialog bisa melibatkan ormas Islam lain dan para tokoh dan ulama.

Dialog dengan kelompok yang dianggap menyimpang, dianggap lebih tepat. Sebab paham maupun ajaran tertentu tidak bisa dilemahkan dengan cara-cara pidana saja. "Sehingga nantinya akan ada pemahaman yang utuh tentang Islam," jelasnya.

Gagasan serupa juga disampaikan Pengasuh Pengajian Malam Jumat Suromulang, Saiful Amin. Menurut Amin, dalam Islam, cara-cara damai harus lebih diutamakan daripada kekerasan. "Saya yakin semakin ditekan, komunitas Santriloka semakin militan," tambahnya.

Alumnus Pondok Pesantren Darul Hikmah ini menilai, ajaran Santriloka soal salat, merupakan dampak dari ketidakpahaman aspek syariat dan hakikat. "Bahayanya, jika ini diajarkan secara terbuka, maka akidah umat Islam akan rusak," kata Amin.

Menurut Amin, dalam tradisi sufisme Islam, hal seperti ini memang ada. Pembahasan soal salat dalam perspektif syariat dan hakikat, banyak berbeda. "Masalahnya, Santriloka belum dianggap mencapai maqam tinggi. Makanya perlu dialog," tegas Amin.

sumber: www.detik.com
Tags:

About author

Curabitur at est vel odio aliquam fermentum in vel tortor. Aliquam eget laoreet metus. Quisque auctor dolor fermentum nisi imperdiet vel placerat purus convallis.